Di tengah kehidupan yang semakin terhubung oleh teknologi, manusia menghadapi tantangan dalam membangun relasi yang sehat, seperti prasangka, disinformasi, polarisasi, melemahnya empati, dan krisis etika komunikasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa manusia tidak cukup hanya memiliki kemampuan berkomunikasi, tetapi juga membutuhkan kecerdasan sosial yang mampu mengarahkan interaksi menuju kebaikan dan kemaslahatan.
Buku Kecerdasan Sosial dalam Al-Qur’an: Nilai-Nilai Relasi Antarmanusia untuk Kehidupan yang Beradab mengkaji konsep kecerdasan sosial melalui perspektif Al-Qur’an dengan pendekatan tafsir maudhû‘î. Kajian ini menghubungkan teori kecerdasan sosial dalam psikologi dengan nilai-nilai Qur’ani tentang relasi antarmanusia, sehingga kecerdasan sosial tidak hanya dipahami sebagai kemampuan memahami dan beradaptasi, tetapi juga sebagai kemampuan yang berlandaskan moral dan spiritual.
Melalui penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an, buku ini mengangkat nilai-nilai seperti ta‘âruf, tabayyun, rahmah, ihsân, ta‘âwun, keadilan, persaudaraan, pengendalian diri, dan etika komunikasi. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan sosial merupakan perpaduan antara pemahaman situasi sosial, empati, pengendalian diri, komunikasi etis, kebijaksanaan, serta orientasi pada kemaslahatan bersama.
Dengan memadukan khazanah tafsir, psikologi sosial, nilai keislaman, dan realitas masyarakat kontemporer, buku ini mengajak pembaca memahami pentingnya mengenal, menghargai, memperlakukan, dan merawat sesama secara sehat, adil, dan penuh empati. Kecerdasan sosial dalam perspektif Al-Qur’an pada akhirnya bukan sekadar keterampilan untuk hidup bersama, melainkan bagian dari aktualisasi keimanan dalam membangun kehidupan masyarakat yang bermartabat dan beradab.






Reviews
There are no reviews yet.