Bagaimana kisah Nabi Adam dipahami dari zaman klasik hingga era kontemporer?
Buku Kisah Nabi Adam: Tradisi, Rasionalitas, dan Tafsir Kontemporer mempertemukan dua paradigma penafsiran yang berbeda: Imam At-Thabari dengan tradisi tafsir berbasis riwayat dan Muhammad Syahrur dengan pendekatan bahasa, rasionalitas, serta konteks kontemporer.Melalui kajian komparatif, buku ini menelusuri pemaknaan kisah Adam tentang penciptaan manusia, kedudukan sebagai khalifah, sujud malaikat, pembangkangan Iblis, kesalahan dan taubat, hingga kehidupan manusia di bumi. Perbedaan penafsiran keduanya menunjukkan bahwa latar belakang keilmuan, metode, dan konteks seorang mufasir turut membentuk cara memahami ayat-ayat Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar memperlihatkan perbedaan tafsir klasik dan kontemporer, buku ini mengajak pembaca untuk membaca Al-Qur’an secara kritis, terbuka, dan bertanggung jawab, sekaligus tetap menghargai kekayaan tradisi tafsir. Sebab, memahami sebuah tafsir bukan hanya tentang mengetahui apa yang dikatakan, tetapi juga memahami mengapa dan bagaimana suatu penafsiran lahir.






Reviews
There are no reviews yet.